Evaluasi JKN Tahun 2018

  Pengantar

Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di tahun 2018 telah memasuki tahun kelima. Hasil monitoring dan riset-riset di berbagai Wilayah menunjukkan adanya variasi pelaksanaan di Indonesia. Kebijakan tingkat provinsi/ kabupaten/ kota, faktor geografis, keanekaragaman sosial-budaya, kemampuan ekonomi masyarakat serta konteks yang berbeda-beda di masing-masing wilayah mempengaruhi mulus atau tidaknya pelaksanaan JKN di masing-masing kabupaten/ kota.

  Mengapa perlu Evaluasi Kebijakan di tahun 2018 dan 2019?

Evaluasi Kebijakan JKN penting dilakukan untuk mengidentifikasi dan memahami kebijakan dan program terkait JKN. Apa yang berhasil, mengapa berhasil, serta dalam konteks seperti apa kebijakan dijalankan.

Evaluasi kebijakan ini diharapkan dapat memberi masukan ke pemerintah untuk menyempurnakan kebijakan di level UU, PP ataupun regulasi di bawahnya, Mengingat tahun 2018 dan tahun 2019 adalah tahun politik maka diproyeksikan hasil Evaluasi Kebijakan ini akan diberikan kepada Presiden terpilih dan anggota DPR baru hasil pemilihan umum 2019. Sementara itu hasil sementara akan disampaikan ke berbagai pihak.

  Apa metode Evaluasi Kebijakan?

Setelah melakukan berbagai pertimbangan, Evaluasi Kebijakan perlu menggunakan metode Realist Evaluation. Metode ini merupakan cara evaluasi implementasi kebijakan yang dirancang untuk menangkap aspek-aspek yang terjadi di lapangan. Dengan melaksanakan realist evaluation, diharapkan masing-masing kabupaten/kota dapat mengambil pelajaran dari pelaksanaan JKN dalam 4 tahun terkahir serta mengidentifikasi faktor pendukung serta penghambat pelaksanaan kebijakan JKN. Hasil evaluasi ini juga dapat dijadikan pelajaran bagi kabupaten/kota lainnya, bahkan di negara lain dengan konteks yang mirip dengan Indonesia.

  Apa yang akan dilakukan?

PKMK FK-KMK UGM mengundang perguruan tinggi se Indonesia untuk menyusun Proposal Evaluasi Kebijakan dengan menggunakan Metode Realist Evaluation. Kegiatan ini akan dijalankan pada tahun 2018 - 2019.

  Bagaimana jadualnya?

Tahun Bulan Kegiatan Utama Tanggal Topik Diskusi
2018 Januari Penyusunan proposal dengan menggunakan Realist evaluation 31 Januari
13.00 - 14.30
Perumusan masalah
Februari    
Maret    
April    
Mei Penyusunan proposal dan penggalian dana    
Juni Pelaksanaan penelitian    
Juli    
Agustus    
September Penyajian data awal    
Oktober      
November      
Desember      
2019 Januari-Desember Melakukan evaluasi secara lebih luas    

Untuk mengawali kegiatan ini, silahkan pelajari beberapa arsip seminar dan referensi mengenai Realist Evaluation.

  Referensi

  1. BPJS Kesehatan beroperasi dengan baik
  2. Seluruh penduduk Indonesia (yang pada 2019 diperkirakan sekitar 257,5 juta jiwa) mendapat jaminan kesehatan melalui BPJS Kesehata
  3. Paket manfaat medis dan non medis (kelas perawatan) sudah sama, tidak ada perbedaan, untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat
  4. Jumlah dan sebaran fasilitas pelayanan kesehatan (termasuk tenaga dan alat-alat) sudah memadai untuk menjamin seluruh penduduk memenuhi kebutuhan medis mereka

 

  1. Semua peraturan pelaksanaan telah disesuaikan secara berkala untuk menjamin kualitas layanan yang memadai dengan harga keekonomian yang layak
  2. Paling sedikit 85% peserta menyatakan puas, baik dalam layanan di BPJS maupun dalam layanan di fasilitas kesehatan yang dikontrak BPJS
  3. Paling sedikit 80% tenaga dan fasilitas kesehatan menyatakan puas atau mendapat pembayaran yang layak dari BPJS
  4. BPJS dikelola secara terbuka, e sien, dan akuntabel 

Jurnal terkait kesehatan dan JKN yang menggunakan realist approach

   Pendaftaran

Bagi Perguruan Tinggi yang ingin berpartisipasi dalam penyusunan proposal dan melakukan penelitian di tahun 2018 dan 2019, silahkan untuk dapat mendaftar dengan klik di sini:

Pendaftaran Evaluasi JKN 2018