JAKARTA (poskotanews.com) – Menteri Kesehatan Endang R. Sedyaningsih melantik Dra Lucky Oemar Said MSc sebagai Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menggantikan Kustantinah yang memasuki masa pensiun.
Lucky sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Pengawasan Produk Terapetik, Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif BPOM.
Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 4/M tahun 2012 tentang Pemberhentian dan pengangkatan pejabat eselon I di lingkungan BPOM.
Menkes juga melantik dan mengambil sumpah Dra Maura Linda Sitanggang PhD sebagai Direktur Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Dirjen Binfar & Alkes) menggantikan Dra Sri Indrawaty Apt MKes.
Sebelumnya, Maura Linda menjabat sebagai Direktur Penilaian Obat Tradisional, Kosmetika dan Produk Komplementer BPOM.
Usai pelantikan, Maura Linda Sitanggang mengatakan, pihaknya akan membuat program revitalisasi di antaranya dalam produksi dan pengadaan obat generik untuk menjamin pengadaan yang mencukupi di tiap tempat sehingga tepat waktu.
"Obat generik harus tersedia setiap saat khususnya yang esensial, aksesnya pun harus dijamin di tempat-tempat pelayanan kesehatan dasar di seluruh daerah," ujarnya.
Menkes juga melantik dr Bambang Sardjono MPH, sebagai Staf Ahli Bidang Peningkatan Kapasitas, Kelembagaan dan Desentralisasi Menkes, menggantikan dr Khrisnajaya MS. Bambang Sardjono sebelumnya menjabat sebagai Direktur Upaya Kesehatan Dasar.
Dalam sambutannya, Menkes mengatakan, reformasi birokrasi adalah upaya meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pemerintah melalui peningkatan pelayanan publik.
Reformasi birokrasi, menurutnya, adalah pembaharuan sistem penyelenggaraan pemerintahan dalam aspek kelembagaan, ketatalaksanaan, dan sumber daya manusia aparatur.
Sementara Kustantinah, yang sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Dirjen Binfar dan Alkes, mengaku akan lebih fokus mengurusi keluarga di masa-masa pensiunnya. "Saya pernah 17 tahun di lapangan, sebagai staf di BPOM. Sekarang saya istirahat dulu," ujarnya.