Agenda mendatang

  • hsr18

header pengantar

Tahun ini, Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia kembali menyelenggarakan Forum Nasional (Fornas) Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia (JKKI) Kedelapan. Tema yang diangkat kali ini yaitu "Apakah Kebijakan JKN akan mencapai sasaran di peta jalan?”. Fornas JKKI 2018 akan diselenggarakan pada 7-8 November 2019 di Yogyakarta. Sementara post forum terjadwal dilaksanakan pada 9 November 2018 dengan sejumlah sesi yang dapat dipilih dan diikuti peserta, diantaranya: Desain Analisis Kebijakan, Penyusunan Policy Brief dan Dokumen Saran Kebijakan, Desain Agenda Advokasi, Stakeholder Mapping, Menggali dana - dana Filantropisme untuk meningkatkan keadilan sosial.

CALL FOR ABSTRACT

Fornas JKKI ini mengundang para peneliti dan praktisi untuk mengirimkan abstrak penelitiannya dengan syarat: pertama, merupakan pengalaman melakukan penelitian evaluasi kebijakan JKN yang berjalan. Kedua, terkait dengan metode evaluasi kebijakan. Ketiga, terkait dengan analisis kebijakan kesehatan. Keempat, proses advokasi untuk pengembangan kebijakan kesehatan, kelima, dan berbagai hal terkait dengan hasil serta evaluasi kebijakan di pemerintah pusat - daerah.

selengkapnya   kirim abstract

 

Webinar Health Systems Assessment Approach

hsa

Health Systems Assessment Approach (HSAA) v3.0 merupakan alat penilaian sistem kesehatan yang dirancang oleh USAID. Mencakup fungsi penyampaian layanan, sumber daya manusia untuk kesehatan, produk medis, vaksin dan teknologi, sistem informasi kesehatan, pembiayaan kesehatan dan tata kelola. Sebuah webinar diselenggarakan oleh USAID dalam rangka mengenalkan Health Systems Assessment Approach (HSAA) v3.0, tentang bagaimana menggunakanya untuk memperkuat sistem kesehatan. Webinar ini diselenggarakan pada Rabu 22 Agustus 2018 pukul 01.00 – 02.00 waktu GMT.

register webinar

Studi Disparitas Layanan Kesehatan di Indonesia

Disparitas dalam layanan kesehatan sudah banyak didokumentasikan di berbagai negara. Permasalahanya adalah walaupun masyarakat ekonomi bawah adalah kelompok yang paling membutuhan layanan kesehatan, akses masih terkonsentrasi di kelompok masyarakat ekonomi atas. Sebuah artikel menggambarkan studi atas faktor-faktor yang berkontribusi terhadap disparitas dalam layanan kesehatan. Studi ini dilakukan di Indonesia pada 2011-2016. Artikel ini ditulis oleh Meliyanni Johar, Prastuti Seowondo, Retno Pujisubekti, Harsa Kunthara Satrio dan Ardi Aji, dipublikasikan di jurnal Social Science & Medicine pada Juli 2018.

selengkapnya

 

 

System Thinking untuk Penguatan Sistem Kesehatan

System thinking adalah sebuah metode yang kuat dalam membimbing investasi di sektor kesehatan. Metode ini bekerja dengan menggambarkan karakteristik dan hubungan yang mendasari sebuah sistem. Aktor kunci dapat memetakan dan mengukur sistem kesehatan, sehingga dapat mengindetifikasi penghalang dan kelemahan yang terdapat dalam sistem serta mendesain intervensi yang tepat untuk menanganinya. Sebuah dokumen dipublikasikan oleh Alliance for Health Policy and System Research dan World Health Organization (WHO) menggambarkan seputar systems thinking dan bagaimana peneliti n serta pembuat Kebijakan dapat menggunakannya untuk menguatkan sistem kesehatan. Dokumen ini dipublikasikan pada November 2009.

selengkapnya

 

Obat Kanker : Apakah Innovasi Baru Melebihi Kemampuan Pembiayaan ?

Pengeluaran untuk pengobatan kanker telah meningkat secara signifikan di seluruh dunia. Muncul isu kemampuan negara dalam membiayai pengobatan kanker untuk masyarakat. Banyak penemuan obat baru yang lebih menjanjikan, namun obat baru yang hanya memberi sedikit tingkat manfaat secara klinis juga tidak sedikit. Selain pengeluaran untuk obat, keseluruhan biaya perawatan kanker meningkat karena pengeluaran untuk perawatan non-farmakologis dan tes diagnostik. Sebuah artikel membahas tentang masalah yang saat ini sedang dihadapi serta tantangan ke depan dalam menyediakan pelayanan kesehatan untuk pasien kanker. Artikel ini ditulis oleh Daniel A. Goldstein, Salomon M. Stemmer dan Noa Gordon yang dipublikasikan pada Israel Journal of Health Policy Research yang dipublikasikan pada September 2016.

selengkapnya

 

Blended Learning
Pelatihan Dasar Menjadi Analis Kebijakan Angkatan II

Kebijakan publik membahas bagaimana isu publik disusun, didefinisikan, dan diletakkan di dalam agenda kebijakan dan agenda politik (Parsons, 2001). Analisis diperlukan untuk mengetahui substansi kebijakan dan dampak yang ditimbulkan sebagai akibat dari kebijakan yang diimplementasikan (Dunn, 2004). Seorang analis kebijakan juga harus dapat mengikuti tahapan proses perumusan kebijakan, baik yang bersifat teknokratis maupun politis. Mempertimbangkan Permen PAN dan RB No. 45/ 2013 tentang Jabatan Fungsional Analis Kebijakan dan Angka Kreditnya serta Peraturan Kepala LAN No. 33/2015 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Analis Kebijakan, maka Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) telah menyelenggarakan blended learning untuk pelatihan menjadi Analis Kebijakan angkatan 1 dan akan membuka kembali program blended learning angkatan 2 periode September – Oktober 2018.

Pelatihan ini dirancang bagi akademisi, praktisi, peneliti yang ingin mendalami perannya sebagai Analis Kebijakan; baik tingkat pusat, provinsi, dan kab/ kota. Sebagai bahan ajar, modul utama dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan Pusat Pembinaan Analis Kebijakan (PUSAKA) akan dikembangkan dengan lebih banyak studi kasus yang aplikatif berbasis data dan bukti. Informasi pendaftaran dan daftar topik modul selengkapnya dapat diakses melalui link berikut :

selengkapnya 

 

Website Manajemen

mrsmpk
mjkmpkk

Pengembangan website-website manajemen dilandasi dengan logika berfikir bahwa kebijakan yang baik dapat gagal dalam pelaksanaannya karena buruknya manajemen organisasi dan program. Selengkapnya

Website Isu Prioritas

bencanakiadeskes
mutupel dokter-ruralm aids2

Website-website isu prioritas dikembangkan agar berbagai tujuan utama sistem pembangunan kesehatan Indonesia dapat dicapai dengan lebih cepat. Selengkapnya

  Website Terkait

Website di bawah ini dapat menjadi sumber pembelajaran serta referensi
langsung dari lembaga-lembaga terkemuka di bidang kesehatan

idrccadepkesbkkbnwbiwhoHSAjamsos