jkkisem2

Pada paruh kedua tahun 2016 ini, Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia menyelenggarakan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat kemampuan dalam kebijakan kesehatan. Secara garis besar ada beberapa kelompok kegiatan yang dapat diikuti yaitu:

  1. Pelatihan,
  2. Seminar Nasional,
  3. Workshop Internasional,
  4. Peningkatan Kemampuan Penelitian dan Konsultasi
  5. Diskusi-diskusi rutin melalui berbagai Masyarakat Praktisi (Community of Practice) ataupun forum lainnya.

Berbagai kegiatan ini, sebagian besar dapat diikuti oleh peserta melalui Jarak-Jauh di web www.kebijakankesehatanindonesia.net Kegiatan ini akan terus dikembangkan sehingga akan terjadi kegiatan yang berjalan dari seluruh anggota. Selanjutnya silahkan melihat detil rencana kegiatan di Semester 2 tahun 2016.

Selengkapnya

Untuk mendukung kegiatan melalui telekonferens, Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia rutin membuka konsultasi jarak-jauh untuk pemasangan system telekonferens. Kegiatan ini dilakukan melalui Tim Pendukung untuk Pemasangan Sistem Telekonferens yang dilakukan setiap hari Rabu pukul 09.00 – 12.00 wib. Para peminat perorangan, pemimpin lembaga pendidikan tenaga kesehatan, dan pemimpin pelayanan kesehatan dapat mengikutinya. Silahkan klik untuk memahami penggunaan system telekomunikasi dalam JKKI pada link berikut

klik disini

 

Perkembangan Webinar Litbang: Riset Implementasi

PKMK FK UGM bekerja sama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan menyelenggarakan blended learning pelatihan penyusunan proposal riset implementasi untuk mitra peneliti di Balitbangkes. Saat ini blended-learning Penyusunan Proposal Riset Implementasi telah memasuki minggu ke-4 (akhir Juli 2016). Peserta pelatihan telah memperoleh materi-materi mengenai definisi dan konsep dasar riset implementasi, strategi untuk menentukan topik yang akan diteliti, serta bagaimana cara menyusun latar belakang proposal yang baik. Output yang diharapkan di akhir pelatihan yaitu tersusunnya proposal riset implementasi yang relevan di unit kerja masing-masing peserta. Beberapa topik yang diangkat menjadi riset implementasi antara lain: implementasi PMK 33/2015 mengenai analisis beban kinerja, implementasi pelaksanaan PMK 36/2015 mengenai Fraud dalam JKN, dan implementasi rujukan berjenjang di era JKN. Pelatihan ini diikuti oleh 18 peserta dari Balitbangkes secara tatap-muka dan jarak jauh serta puluhan peneliti di seluruh Indonesia secara jarak jauh, antara lain di Universitas Sumatera Utara, Universitas Jember dan Universitas Cenderawasih.

Riset implementasi merupakan salah satu bentuk penelitian yang dapat berkontribusi memperbaiki pelaksanaan JKN di lapangan. Riset implementasi ini juga dapat diterapkan untuk memantau kebijakan-kebijakan yang lain, antara lain kebijakan penempatan tenaga kesehatan, kebijakan pemantauan infeksi nosocomial, dan sebagainya.

Latar belakang dari kegiatan ini yakni isu-isu kebijakan yang banyak mengalami tantangan pelaksanaan di lapangan. Salah satu isu tersebut yaitu adanya kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang telah melewati 2.5 tahun pelaksanaan di Indonesia. JKN telah didukung oleh berbagai perundang-undangan, baik di tingkat pusat maupun daerah, baik oleh peraturan presiden, peraturan kementerian kesehatan, maupun peraturan dari BPJS sebagai badan pengelola dana. Akan tetapi, peraturan-peraturan yang telah ada tidak menghalangi munculnya permasalahan pelaksanaan di daerah. Mengingat JKN ini akan terus berjalan tidak hanya sampai 2019, tetapi juga setelahnya, maka penting untuk terus-menerus memantau dan menilai bagaimana proses implementasi (LP).

selengkapnya

 

Seminar Sinkronisasi RPJMD-RPJMN Sub-Bidang Kesehatan

17jun

PKMK-Yogya. Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK UGM bekerja sama dengan Bappenas dan didukung oleh Australia Indonesia Partnership for Health Systems Strengthening (AIPHSS) telah menyelenggarakan seminar dan workshop untuk memahami kebijakan dan mensosialisasikan modul pembelajaran terkait sinkronisasi RPJMD-RPJMN Sub Bidang Kesehatan. Kegiatan dilaksanakan tanggal 17 Juni 2016 di Ruang Teater, Perpustakaan FK UGM.

Latar belakang penyelenggaraan kegiatan ini ialah Permendagri No. 54 Tahun 2010 banyak menyinggung kewajiban daerah dalam penyusunan Perda tentang RPJMD dan Renstra SKPD. Sinkronisasi antara RPJMD dengan RPJMN (dalam hal ini RPJMN Sub Bidang Kesehatan), dan antara Renstra SKPD dengan RPJMD Bidang Kesehatan penting untuk menjaga semangat NKRI dan menjamin keselarasan rencana pembangunan dari pusat hingga ke daerah. Simak reportase kegiatan, materi presentasi, dan video pada link berikut

selengkapnya

 

Masyarakat praktisi baru dengan topik:
Mempraktekkan Strategic Purchasing dalam kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional

Mulai minggu depan, ada Masyarakat Praktisi (Community of Practice) baru dengan tema Mempraktekkan Strategic Purchasing dalam Kebijakan JKN.
Mengapa perlu Masyarakat Praktisi ini? Sistem Pembiayaan dapat dibagi menjadi berbagai komponen yang saling berhubungan yaitu Revenue Collection, Pooling, dan Purchasing. Dalam konteks sistem pembiayaan ada 2 pool besar yaitu Kemenkes dan BPJS. Pool ini adalah tempat dana dikumpulkan dan "dipergunakan, dibelanjakan, dibagi" ke berbagai tempat. CoP ini membahas khusus Purchasing oleh BPPS. Dalam konteks ini secara konsepsual ada istilah Passive Purchasing versus Strategic Purchasing. Di Indonesia saat ini sistem purchasing masih pasif. Di masa depan diharapkan menjadi Strategic Purchasing.

Tujuan Masyarakat Praktisi ini adalah:

  1. Memahami konsep Strategic Purchasing
  2. Memahami aplikasi Strategic Purchasing di Indonesia, dengan focus pada purchasing oleh BPJS,
  3. Merencanakan aksi berdasarkan konsep Strategic Purchasing di JKN.

selengkapnya

 

ppp-3

Blended Learning ini akan dimulai pada Agustus - September (melalui proses web-based). Selanjutnya pada 11-14 Oktober 2016 akan digelar tatap muka kursus intensif blended learning yang mengangkat tema Partnership with the Private Sector for UHC & other national goal. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Asia Network Capacity Building in Health System Strengthening (ANHSS) dan UGM. Ada banyak perubahan penting yang terjadi di Asia dewasa ini, dua diantaranya gerakan Universal Health Coverage (UHC) dan Non Communicable Disease (NCD). Sektor swasta menjadi pemain dan sumber kunci dalam pelaksanaan UHC di Asia. Sehingga melibatkan sektor swasta dalam pencapaian dan penanganan ini dirasa penting untuk mencapai tujuan di sektor kesehatan.

Kursus ini didesain sebagai kursus regional dan sebagai pengalaman Asia dalam menyiapkan perspektif realistik dan praktis untuk mencapai UHC dan mengontrol perkembangan Non Communicable Disease (NCD). Para pembicara dalam kursus ini antara lain berasal dari UGM, Chulalongkorn University, The Chinese University of Hong Kong, Asian Institute of Management Makati City dan Department of Community Health Sciences Aga Khan University. Informasi selengkapnya dapat disimak pada link berikut

selengkapnya

 

Website Manajemen

mrsmpk
mjkmpkk

Pengembangan website-website manajemen dilandasi dengan logika berfikir bahwa kebijakan yang baik dapat gagal dalam pelaksanaannya karena buruknya manajemen organisasi dan program. Selengkapnya

Website Isu Prioritas

bencanakiadeskes
mutupel dokter-ruralm aids2

Website-website isu prioritas dikembangkan agar berbagai tujuan utama sistem pembangunan kesehatan Indonesia dapat dicapai dengan lebih cepat. Selengkapnya

  Website Terkait

Website di bawah ini dapat menjadi sumber pembelajaran serta referensi
langsung dari lembaga-lembaga terkemuka di bidang kesehatan

idrccadepkesbkkbnwbiwhoHSAjamsos

United Kingdom Bookmaker CBETTING claim Coral Bonus from link.