xvideos spankbang watchfreepornsex foxporn pornsam pornfxx porn110

Agenda mendatang

  • 9nov
  • 12dwes
  • 27des

Salam jumpa Bapak/Ibu pemerhati Kebijakan Kesehatan Indonesia,
Edisi Minggu ini Selasa, 6 Desember 2022 kami sajikan beberapa Artikel/ Jurnal/ Berita dan Agenda sebagai berikut. (Arsip pengantar silahkan klik disini)

Seri Diskusi Mengenai RUU Kesehatan Omnibus Law

ruu 

Kegiatan diskusi ini diselenggarakan oleh Minat utama kebijakan dan manajemen pelayanan kesehatan prodi S2 HPM FK-KMK UGM bersama dengan pemerhati pendidikan kedokteran dan pelayanan kesehatan pada 19 November 2022 secara daring. Seri diskusi ini di fasilitatori oleh Prof. Laksono Trisnantoro dan menghadirkan pembicara dari Universitas Indonesia yaitu dr. Ahmad Fuady, M.Sc .
Video dan materi pemaparan kegiatan ini dapat diakses pada link berikut

VIDEO   MATERI

 

Chair’s Summary: Health Ministers' Meeting of the G20

Pada 27 – 28 Oktober 2022, Menteri Kesehatan G20 bertemu di Bali untuk pertemuan Tingkat Menteri yang kedua. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh negara undangan dan organisasi internasional. Pertemuan tersebut dan pertemuan terkaitnya (kelompok kerja dan acara sampingan) telah meninjau komitmen para Pemimpin untuk memperkuat tata kelola kesehatan global sebagaimana dinyatakan dalam Deklarasi Pemimpin Roma G20. Presidensi G20 Indonesia pada 2022 disorot sebagai tahun yang penuh tantangan. Ketegangan geopolitik saat ini juga memperburuk tantangan terhadap kesehatan global. Efek gabungan dari pandemi yang sedang berlangsung dan berpotensi terjadi di masa depan, serta konflik geopolitik telah secara dramatis memperburuk kondisi kesehatan fisik dan mental serta kesejahteraan sosial.

Dalam hal ini, banyak delegasi menyatakan keprihatinan yang mendalam mengenai konflik yang terus meningkat dan terus berlangsung di banyak bagian dunia, termasuk perang di Ukraina, yang berdampak jauh ke luar kawasan. Banyak anggota menyatakan kecaman mereka kepada Rusia dalam hal ini, sementara yang lain memandang bahwa Kelompok Kerja Kesehatan G20 bukanlah forum yang tepat untuk mengatasi masalah geopolitik. Pertemuan tersebut juga diwarnai dengan seruan perdamaian, penghentian permusuhan, dan diakhirinya perang. Selain itu, pertemuan tersebut mengakui perlunya anggota G20 untuk terus berkolaborasi dengan semua negara, terutama negara berpenghasilan rendah dan menengah (LMICs), organisasi internasional, dan organisasi masyarakat sipil untuk mengatasi kebutuhan kesehatan global, serta kebutuhan negara G20 bekerja sama untuk mengatasi kesenjangan kesehatan. Selanjutnya, kebutuhan mendesak untuk mengatasi kesenjangan dalam PPR pandemi dan kebutuhan untuk memperkuat pemulihan sistem kesehatan untuk menanggapi keadaan darurat kesehatan dijabarkan lebih lanjut.

selengkapnya

 

Pandemic inequity in a megacity: a multilevel analysis of individual, community and healthcare vulnerability risks for COVID-19 mortality in Jakarta, Indonesia

Di seluruh dunia, 33 kota besar yang terdiri dari sekitar 7% dari populasi dunia, menyumbang 20% kematian akibat COVID-19. Ketidakadilan dan faktor-faktor lain dalam kota besar itu mempengaruhi kerentanan terhadap kematian COVID-19. Sebuah studi dilakukan untuk menilai level individu, komunitas dan faktor kesehatan yang terkait dengan kematian karena COVID-19 kematian di Jakarta pada 2 Maret 2020 hingga 31 Agustus 2021 melalui metode cohort retrospektif.

Hasilnya, dari 705.503 kasus dengan hasil yang pasti pada 31 Agustus 2021, 694 706 (98,5%) pulih dan 10.797 (1,5%) meninggal. Usia rata-rata adalah 36 tahun, 13,2% (93.459 responden) berusia <18 tahun dan 51,6% adalah perempuan. Kematian berkisar antara 0,9 hingga 1,8% per kecamatan. Pada level individu, faktor yang berhubungan dengan kematian adalah usia yang lebih tua, ber-jenis kelamin laki-laki, memiliki penyakit penyerta dan berusia <5 tahun saat pertama kali terjadi di gelombang pertama. Pada level komunitas, faktor yang berpengaruh pada kematian adalah kemiskinan dan kepadatan penduduk yang tinggi. Faktor kesehatan yang berhubungan dengan kematian adalah cakupan vaksin yang rendah. Selain hal tersebut, kinerja kesehatan yang rendah semakin meningkatkan kerentanan masyarakat terkait kematian karena COVID-19 di lingkungan perkotaan dengan sumber daya rendah. Artikel ini dipublikasikan pada BMJ Global Health Journal pada Mei 2022.

klik disini

 

Penjelasan BPOM RI Tentang Informasi Kesepuluh Perkembangan Hasil Pengawasan dan Penindakan Terkait Sirup Obat yang Mengandung Cemaran Etilen Glikol/Dietilen Glikol

BPOM melakukan intensifikasi surveilans mutu produk sirup obat beredar dan bahan baku tambahan dengan metode penelusuran balik sebagai pengembangan pengawasan di jalur distribusi. Verifikasi hasil pengujian bahan baku obat dilakukan secara mandiri oleh Industri Farmasi (IF), termasuk untuk cemaran EG/DEG, dalam rangka memastikan terjaminnya keamanan dan mutu sirup obat. Berdasarkan verifikasi periode 18-19 November 2022, terdapat 46 produk sirup obat yang telah memenuhi ketentuan.

Dengan demikian, BPOM menyatakan 172 produk sirup obat dari 22 IF telah memenuhi ketentuan, sehingga direkomendasikan untuk dapat diedarkan. BPOM akan terus memperbaharui informasi terkait hasil pengawasan sirup obat dalam Kejadian Tidak Diinginkan Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal (KTD GGPA). Informasi akan disampaikan secara bertahap dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan didasarkan pada database registrasi produk di BPOM serta verifikasi hasil pengujian bahan baku dan produk sirup obat.

selengkapnya

 

Identifying and Understanding Challenges to Inform New Approaches to Improve Vaccination Rates: A Qualitative Study in Indonesia

Sebuah studi dilakukan untuk mengidentifikasi dan memahami tantangan untuk menginformasikan strategi baru dalam meningkatkan tingkat vaksinasi COVID-19 menurut sudut pandang vaksinator. Studi ini dilakukan di Belitung, melibatkan 11 vaksinator yang diwawancarai secara online, chatting pada Agustus 2021 dan Januari 2022. Terdapat empat tema utama muncul, diantaranya: (1) strategi komunikasi (komunikasi berbasis bukti, berbasis elektronik, dan berbasis budaya); (2) strategi lintas sektor (kolaborasi dengan polisi, tokoh agama, tokoh adat, kepala perangkat desa, dan lembaga swadaya masyarakat); (3) “sistem menjemput bola” (kunjungan rumah untuk lansia dan penyandang disabilitas dan kunjungan sekolah untuk anak-anak); dan (4) pengaturan prioritas (antara vaksin wajib dan booster). Meskipun vaksin wajib untuk setiap individu di Indonesia, peran komunikasi, inovasi lintas sektor, sistem ‘jemput bola”, dan pengaturan prioritas dapat dianggap berpotensi sebagai pendekatan berharga dari strategi vaksin COVID-19 untuk mengatasi tantangan dan mempercepat tingkat vaksinasi.

Dengan keterbatasan studi yang ada, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memvalidasi dan mengkonfirmasi strategi ini. Artikel ini dipublikasikan pada Journal of Nursing Scholarship pada Mei 2022.

klik disini

 

post fornas

Telah selesai diselenggarakan pada tanggal 17 - 27 Oktober 2022, dokumentasi berupa materi, video dan reportase kegiatan dapat diakses melalui link dibawah.

Ujian Online untuk Sertifikat ber-SKP

Ujian diselenggarakan untuk mendapatkan sertifikat ber SKP IAKMI bagi peserta yang membutuhkan. Ujian akan diselenggarakan secara online pada tanggal 21 – 25 November 2022, laman website ujian akan dibuka selama 24 jam. Peserta dikenakan biaya sebesar: Rp. 100.000,- /orang/topik. Informasi selengkapnya dapat diakses pada link berikut

LINK FORUM NASIONAL

 

Website Manajemen

mrsmpk
mjkmpkk

Pengembangan website-website manajemen dilandasi dengan logika berfikir bahwa kebijakan yang baik dapat gagal dalam pelaksanaannya karena buruknya manajemen organisasi dan program. Selengkapnya

Website Isu Prioritas

bencanakiacovid
mutupel SKN aids2

Website-website isu prioritas dikembangkan agar berbagai tujuan utama sistem pembangunan kesehatan Indonesia dapat dicapai dengan lebih cepat. Selengkapnya

  Website Terkait

Website di bawah ini dapat menjadi sumber pembelajaran serta referensi
langsung dari lembaga-lembaga terkemuka di bidang kesehatan

idrccadepkesbkkbnwbiwhoHSAjamsos